Pagi itu aku berhasil mengalahkan tantangan 3 kali kena untuk jurus kedua
(jurus B). Berarti mulai besok tantangan 3 kali kenanya adalah melawan jurus
ketiga (jurus C) yang kupakai untuk mengalahkan jurus kedua (jurus B). Aku
bingung harus memakai jurus mana untuk melawan jurus ketiga (jurus C) tersebut.
Karena jurus ketiga (jurus C) tersebut adalah jurus yang tingkat kesulitannya
tinggi. Jurus pertama (jurus A) yang dulu kupilih ketika melawan tantangan 10
menit adalah jurus yang tingkat kesulitannya sedang, maka untuk mengalahkannya
aku memakai jurus kedua (jurus B) yang tingkat kesulitannya lebih tinggi. Dan
untuk mengalahkan jurus kedua (jurus B) yang tingkat kesulitannya lebih tingi
aku memakai jurus ketiga (jurus C) yang tingkat kesulitannya lebih tinggi lagi,
sehingga sekarang aku bingung memilih jurus apa untuk mengalahkan jurus ketiga
(jurus C).
Senin, 18 November 2019
Rabu, 24 Juli 2019
#44 Melihat perkelahian
Sudah beberapa hari aku mencari Bunga di atas gedung tapi tidak ketemu.
Lebih seringnya kutemukan Agus dan teman-temannya yang ada di atas gedung.
Bahkan beberapa kali aku tidak jadi naik karena sudah terdengar suara ramai
mereka di atas gedung.
Aku tidak berusaha mencari Bunga di jam istirahat ke kelasnya karena tidak
ingin mengganggu dia dengan teman-teman ceweknya dan tidak ingin dilihatin
(dipandangin) murid-murid kelas 3 seperti waktu itu. Aku berusaha mencari Bunga
karena terakhir kami berpisah Bunga seperti kesal kepadaku. Aku ingin meminta
maaf. Aku tidak ingin pertemanan kami berakhir hanya karena kejadian waktu itu.
Tapi aku belum kepikiran jika sudah bertemu Bunga, aku mau mengajak dia bermain
apa yang kira-kira menarik dan seru bagi kami berdua.
Hari itu aku kembali mencari Bunga ke atas gedung. Sebelum naik sudah
terdengar suara ramai di atas gedung. Aku hampir mengurungkan niatku untuk
naik, namun kemudian terdengar suara seperti orang bertengkar. Aku khawatir
Bunga di atas gedung sedang bertengkar dengan Agus dan teman-temannya. Aku pun
buru-buru naik.
Selasa, 25 Juni 2019
#43 Bermain sepak bola
Hari berikutnya sepulang sekolah aku kembali ke atas gedung untuk mencari
Bunga. Sesampainya di atas gedung aku lihat ada beberap orang di atas gedung.
Ternyata Agus dan teman-temannya.
“Ngapain kamu kesini. Disini sedang kami pakai”, kata Agus ketika
melihatku, sambil menggerakkan tangannya menyuruhku pergi.
Selasa, 21 Mei 2019
#42 Hari pertama di kelas 2
Hari itu hari pertama masuk sekolah setelah libur kenaikan kelas. Seperti
dulu, pagi hari sudah ramai murid-murid yang berkerumun melihat pembagian
kelas. Terlihat wajah-wajah baru murid-murid kelas 1. Kami yang naik kelas 2
dan kelas 3 sudah diberitahu kelas baru kami sebelum liburan sehingga tidak
ikut berkerumun melihat pembagian kelas.
Setelah upacara aku menuju kelas baruku di kelas 2C. Aku tidak lagi
sekelas dengan Andi maupun Mawar. Ada beberapa teman sekelasku yang aku sudah
kenal karena sama-sama dari kelas 1C atau karena pernah kenal dari klub
olahraga. Aku duduk sebangku dengan Aris dari klub sepak bola.
“Bagaimana kabar Bunga, kalian masih pacaran?”, tanya Aris mengajakku
ngobrol.
Jumat, 03 Mei 2019
#41 Liburan selesai
Walaupun setiap hari bermain di taman kota atau taman pinggir sungai, aku
tidak melupakan latihan silatku. Setelah seminggu lebih meningkatkan penguasaan
jurusku (jurus B), akhirnya aku bisa mengalahkan tantangan 3 kali kena untuk
jurus yang pertama (jurus A). Keberhasilanku mengalahkan tantangan 3 kali kena
dengan waktu yang tidak terlalu lama untuk jurus yang pertama (jurus A) karena
aku telah memahami jurus pertama (jurus A) tersebut sehingga memudahkan
analisisku untuk mengalahkannya. Selain itu pilihan jurusku (jurus B) yang
lebih sulit yang secara teori dan analisis lebih hebat daripada jurus pertama
(jurus A), sehingga aku hanya perlu melatih penguasaan jurusku tersebut (jurus
B) agar secara praktik dapat mengalahkan jurus pertama (jurus A).
Rabu, 03 April 2019
#40 Bunga kecewa?
Hari itu aku lebih dulu sampai di taman kota, Bunga belum datang. Hari itu
aku mencoba mengikuti saran ibu untuk punya ide dan mengajak lebih dulu. Aku
membeli es krim 2 buah. Ketika Bunga datang, kukasih 1 es krim buat dia sambil
berkata, “hari ini kita tidak usah bermain di taman kota, ayo kita jalan kaki
menyusuri jalan itu (boulevard)”.
Selasa, 12 Maret 2019
#39 Dilarang berteman dengan Bunga?
Setiap hari aku dan Bunga bermain di taman kota maupun di taman pinggir
sungai. Namun tidak setiap hari kami ikut bermain dengan komunitas gaya bebas
tersebut. Kadang kami hanya menonton sambil menikmati makanan atau minuman
ringan yang dijual pedagang di sekitar taman kota. Sebagai taman utama di
kotaku, taman kota banyak dipakai untuk kegiatan dan rekreasi. Tidak hanya
komunitas gaya bebas, banyak juga komunitas lain yang melakukan kegiatan di
taman kota. Aku dan Bunga berkeliling menonton berbagai macam kegiatan dari
berbagai komunitas di taman kota, juga pertunjukkan-pertunjukkan lainnya yang
ada di taman kota. Ini seperti kegiatanku dengan Bunga yang mencoba berbagai
kegiatan klub di sekolah, tapi ini di taman kota.
“Ya, liburan hampir selesai, tidak apa-apa nih kita tidak jalan-jalan
(liburan/piknik/tamasya) sekeluarga?”, tanya ibu kepadaku di suatu malam ketika
makan malam bersama, sambil melirik ke arah ayah seakan menyindir ayah. Ayah
hanya diam saja.
“Gak apa-apa Bu, lagipula aku kan ada kegiatan berlatih silat”, jawabku.
Ayah tersenyum seakan bangga akan jawabanku, sambil melihat ke arah ibu.
“Bukan karena sudah jalan-jalan sendiri dengan temanmu itu, kan?”, tanya
ibu seakan menggodaku (teasing). Aku
tahu bahwa yang dimaksud ibu adalah Bunga. Ibu sepertinya tahu bahwa setiap
hari aku jalan-jalan dengan Bunga ke taman kota.
“Teman cowok (laki-laki) atau cewek (perempuan)?”, tanya ayah tiba-tiba
seakan curiga.
Langganan:
Postingan (Atom)