Senin, 18 November 2019

#45 Tantangan 3 kali kena berlanjut



Pagi itu aku berhasil mengalahkan tantangan 3 kali kena untuk jurus kedua (jurus B). Berarti mulai besok tantangan 3 kali kenanya adalah melawan jurus ketiga (jurus C) yang kupakai untuk mengalahkan jurus kedua (jurus B). Aku bingung harus memakai jurus mana untuk melawan jurus ketiga (jurus C) tersebut. Karena jurus ketiga (jurus C) tersebut adalah jurus yang tingkat kesulitannya tinggi. Jurus pertama (jurus A) yang dulu kupilih ketika melawan tantangan 10 menit adalah jurus yang tingkat kesulitannya sedang, maka untuk mengalahkannya aku memakai jurus kedua (jurus B) yang tingkat kesulitannya lebih tinggi. Dan untuk mengalahkan jurus kedua (jurus B) yang tingkat kesulitannya lebih tingi aku memakai jurus ketiga (jurus C) yang tingkat kesulitannya lebih tinggi lagi, sehingga sekarang aku bingung memilih jurus apa untuk mengalahkan jurus ketiga (jurus C).

Rabu, 24 Juli 2019

#44 Melihat perkelahian



Sudah beberapa hari aku mencari Bunga di atas gedung tapi tidak ketemu. Lebih seringnya kutemukan Agus dan teman-temannya yang ada di atas gedung. Bahkan beberapa kali aku tidak jadi naik karena sudah terdengar suara ramai mereka di atas gedung.
Aku tidak berusaha mencari Bunga di jam istirahat ke kelasnya karena tidak ingin mengganggu dia dengan teman-teman ceweknya dan tidak ingin dilihatin (dipandangin) murid-murid kelas 3 seperti waktu itu. Aku berusaha mencari Bunga karena terakhir kami berpisah Bunga seperti kesal kepadaku. Aku ingin meminta maaf. Aku tidak ingin pertemanan kami berakhir hanya karena kejadian waktu itu. Tapi aku belum kepikiran jika sudah bertemu Bunga, aku mau mengajak dia bermain apa yang kira-kira menarik dan seru bagi kami berdua.
Hari itu aku kembali mencari Bunga ke atas gedung. Sebelum naik sudah terdengar suara ramai di atas gedung. Aku hampir mengurungkan niatku untuk naik, namun kemudian terdengar suara seperti orang bertengkar. Aku khawatir Bunga di atas gedung sedang bertengkar dengan Agus dan teman-temannya. Aku pun buru-buru naik.

Selasa, 25 Juni 2019

#43 Bermain sepak bola



Hari berikutnya sepulang sekolah aku kembali ke atas gedung untuk mencari Bunga. Sesampainya di atas gedung aku lihat ada beberap orang di atas gedung. Ternyata Agus dan teman-temannya.
“Ngapain kamu kesini. Disini sedang kami pakai”, kata Agus ketika melihatku, sambil menggerakkan tangannya menyuruhku pergi.

Selasa, 21 Mei 2019

#42 Hari pertama di kelas 2



Hari itu hari pertama masuk sekolah setelah libur kenaikan kelas. Seperti dulu, pagi hari sudah ramai murid-murid yang berkerumun melihat pembagian kelas. Terlihat wajah-wajah baru murid-murid kelas 1. Kami yang naik kelas 2 dan kelas 3 sudah diberitahu kelas baru kami sebelum liburan sehingga tidak ikut berkerumun melihat pembagian kelas.
Setelah upacara aku menuju kelas baruku di kelas 2C. Aku tidak lagi sekelas dengan Andi maupun Mawar. Ada beberapa teman sekelasku yang aku sudah kenal karena sama-sama dari kelas 1C atau karena pernah kenal dari klub olahraga. Aku duduk sebangku dengan Aris dari klub sepak bola.
“Bagaimana kabar Bunga, kalian masih pacaran?”, tanya Aris mengajakku ngobrol.

Jumat, 03 Mei 2019

#41 Liburan selesai



Walaupun setiap hari bermain di taman kota atau taman pinggir sungai, aku tidak melupakan latihan silatku. Setelah seminggu lebih meningkatkan penguasaan jurusku (jurus B), akhirnya aku bisa mengalahkan tantangan 3 kali kena untuk jurus yang pertama (jurus A). Keberhasilanku mengalahkan tantangan 3 kali kena dengan waktu yang tidak terlalu lama untuk jurus yang pertama (jurus A) karena aku telah memahami jurus pertama (jurus A) tersebut sehingga memudahkan analisisku untuk mengalahkannya. Selain itu pilihan jurusku (jurus B) yang lebih sulit yang secara teori dan analisis lebih hebat daripada jurus pertama (jurus A), sehingga aku hanya perlu melatih penguasaan jurusku tersebut (jurus B) agar secara praktik dapat mengalahkan jurus pertama (jurus A).

Rabu, 03 April 2019

#40 Bunga kecewa?



Hari itu aku lebih dulu sampai di taman kota, Bunga belum datang. Hari itu aku mencoba mengikuti saran ibu untuk punya ide dan mengajak lebih dulu. Aku membeli es krim 2 buah. Ketika Bunga datang, kukasih 1 es krim buat dia sambil berkata, “hari ini kita tidak usah bermain di taman kota, ayo kita jalan kaki menyusuri jalan itu (boulevard)”.

Selasa, 12 Maret 2019

#39 Dilarang berteman dengan Bunga?



Setiap hari aku dan Bunga bermain di taman kota maupun di taman pinggir sungai. Namun tidak setiap hari kami ikut bermain dengan komunitas gaya bebas tersebut. Kadang kami hanya menonton sambil menikmati makanan atau minuman ringan yang dijual pedagang di sekitar taman kota. Sebagai taman utama di kotaku, taman kota banyak dipakai untuk kegiatan dan rekreasi. Tidak hanya komunitas gaya bebas, banyak juga komunitas lain yang melakukan kegiatan di taman kota. Aku dan Bunga berkeliling menonton berbagai macam kegiatan dari berbagai komunitas di taman kota, juga pertunjukkan-pertunjukkan lainnya yang ada di taman kota. Ini seperti kegiatanku dengan Bunga yang mencoba berbagai kegiatan klub di sekolah, tapi ini di taman kota.
“Ya, liburan hampir selesai, tidak apa-apa nih kita tidak jalan-jalan (liburan/piknik/tamasya) sekeluarga?”, tanya ibu kepadaku di suatu malam ketika makan malam bersama, sambil melirik ke arah ayah seakan menyindir ayah. Ayah hanya diam saja.
“Gak apa-apa Bu, lagipula aku kan ada kegiatan berlatih silat”, jawabku. Ayah tersenyum seakan bangga akan jawabanku, sambil melihat ke arah ibu.
“Bukan karena sudah jalan-jalan sendiri dengan temanmu itu, kan?”, tanya ibu seakan menggodaku (teasing). Aku tahu bahwa yang dimaksud ibu adalah Bunga. Ibu sepertinya tahu bahwa setiap hari aku jalan-jalan dengan Bunga ke taman kota.
“Teman cowok (laki-laki) atau cewek (perempuan)?”, tanya ayah tiba-tiba seakan curiga.