Kamis, 19 Desember 2019

#48 Bunga bercerita



Hari itu, pulang sekolah, Bunga sudah menungguku di halaman sekolah. Dia mengajakku menonton latihan klub-klub di sekolah kami.
“Untuk apa? kan kita sudah mencoba semua klub”, tanyaku.
“Kita hanya melihat-lihat, siapa tahu ada yang menarik karena banyak anggota baru dari murid-murid kelas 1”, kata Bunga. “Aku dulu menemukanmu juga karena nonton klub basket”, lanjut Bunga yang membuatku jadi tertarik. Jadi yang dimaksud Bunga adalah mencoba melihat-lihat murid-murid kelas 1 yang mungkin bisa silat.

Rabu, 11 Desember 2019

#47 Kasus Bunga



Suatu hari ketika jam istirahat, aku ke kantin untuk membeli minuman. Di kantin aku melihat Agus dan Mawar sedang makan berdua semeja. Aku pun mendekati mereka mau menanyakan tentang Bunga.
“Jangan ganggu kami”, kata Mawar kepadaku ketika aku mendekati mereka.
“Aku hanya mau tanya ke Agus tentang Bunga”, jawabku ke Mawar. “Kenapa kamu takut dengan Bunga?”, tanyaku ke Agus.
“Aku gak takut, aku hanya malas berurusan dengan dia”, jawab Agus.
“Memangnya kenapa?”, tanyaku lagi.
“Kamu sungguh ingin tahu? Jangan menyesal ya. Kamu sendiri yang memintaku menceritakannya”, jawab Agus memperingatkanku.

Senin, 02 Desember 2019

#46 Melawan banyak orang



Pulang sekolah aku tidak lagi mencari Bunga ke atas gedung karena kemungkinan besar dipakai Agus dan gengnya. Aku sudah berjalan ke halaman depan sekolah mau langsung pulang dan berlatih silat di rumah. Tiba-tiba Aris menarik tanganku.
“Bantuin aku menyebarkan pamflet dong”, kata Aris sambil menyerahkan setumpuk pamflet padaku. Ternyata itu pamflet ajakan ikut klub sepak bola. Akhirnya aku bantu Aris menyerahkan pamflet ke murid-murid yang lewat yang mau pulang. “Kasih ke yang cowok aja ya”, kata Aris.
“Sedang ngapain kalian?”, tanya Bunga menyapaku ketika lewat dan melihatku. Aku tersenyum karena merasa senang akhirnya bisa bertemu dengan Bunga.