“Kamu masih mengikuti klub basket? Kenapa tidak pernah berlatih basket?”,
tanya ayah sore itu di rumah.
“Tidak Yah”, jawabku singkat.
“Lalu kenapa pulangnya sore?”, tanya ayah seakan curiga.
Aku lalu menceritakan tentang kegiatanku mencoba mengikuti kegiatan
klub-klub di sekolah, namun aku tidak menceritakan tentang Bunga.
“Masih ingat kata-kata ayah ketika mengijinkanmu ikut klub basket, kan?”,
tanya ayah.
“Iya Yah. Aku harus serius dan tidak boleh mengganggu pelajaran sekolah”,
jawabku.
“Bukan hanya itu. Ayah tidak ingin kamu menghabiskan waktu untuk hal-hal
yang tidak bermanfaat”, kata ayah. “Daripada mencoba mengikuti kegiatan
klub-klub yang belum tentu akan kamu ikuti klubnya, bukankah lebih baik kamu
berlatih untuk mengalahkan tantangan 10 menit?”, lanjut ayah.