Hari-hari selanjutnya kegiatanku sudah berubah dari sebelumnya.
Di rumah aku masih berlatih silat untuk mengalahkan tantangan 10 menit.
Sesuai saran Bunga, aku hanya menggunakan satu jenis jurus. Ketika berlatih
jurus sendirian, yang kulatih hanya jurus tersebut. Ketika melawan ayah dalam
latih tanding, yang kugunakan hanya jurus tersebut. Ketika melawan ibu dalam
latih tanding, yang kugunakan juga jurus tersebut. Ayah hanya tersenyum ketika
menyadari bahwa aku hanya menggunakan satu jenis jurus.
Ketika tidak berlatih silat, di rumah aku berlatih sepak bola menggunakan
bola basket. Aku jadi teringat ketika berlatih bola basket sehingga kadang-kadang
aku berlatih bola basket juga.
Di kelas aku juga tidak lagi selalu memikirkan tentang latihan silatku.
Karena aku hanya melatih satu jenis jurus maka aku cuma memikirkan kembali (review) sebentar hasil pertarunganku
dengan ayah dan memikirkan kembali (menganalisis) kesalahan dan kemungkinan
perbaikan kesalahan tersebut.